Jakarta | teksnusakini.com (18/6). Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si. menegaskan keberadaan Senkom Mitra Polri memiliki peran strategis dalam membantu pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas). Selama lebih dari dua dekade, organisasi tersebut dinilai konsisten mendukung tugas-tugas Polri, mulai dari meningkatkan kesadaran hukum, memperkuat semangat bela negara, hingga berperan dalam penanganan kebencanaan.
Mewakili Kapolri dalam pembukaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Senkom Mitra Polri Tahun 2026, Mardiyono menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Senkom Mitra Polri yang terus menunjukkan komitmen pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
“Keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat diwujudkan oleh anggota Polri semata. Kamtibmas merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Dalam konteks itulah keberadaan Senkom Mitra Polri mempunyai arti yang sangat strategis,” ujar Mardiyono.
Menurut dia, Senkom Mitra Polri bukan hanya mitra dalam menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi bagian dari kekuatan masyarakat yang mampu membantu deteksi dini, mencegah gangguan kamtibmas, menyelesaikan berbagai persoalan sosial, memperkuat pengamanan swakarsa, serta membangun kepedulian dan ketahanan sosial di tengah masyarakat.
Ia menekankan, hubungan kemitraan antara Polri dan Senkom perlu terus diperkuat hingga tingkat kewilayahan. Anggota Senkom diharapkan dapat bersinergi dengan jajaran kepolisian, khususnya Bhabinkamtibmas, Satbinmas Polres, dan Ditbinmas Polda melalui kegiatan nyata di tengah masyarakat, bukan sekadar koordinasi administratif.
Mardiyono juga mengajak seluruh anggota Senkom untuk menjadi mata dan telinga yang peka terhadap kondisi lingkungan, namun tetap bertindak secara terukur, bertanggung jawab, dan sesuai ketentuan hukum. Informasi yang disampaikan kepada aparat, kata dia, harus benar, cepat, akurat, dan tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.
Di tengah derasnya arus informasi digital, ia meminta anggota Senkom mengambil peran sebagai pelopor dalam menangkal penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan berbagai bentuk provokasi yang berpotensi memecah persatuan bangsa. Menurutnya, tantangan keamanan saat ini tidak hanya bersifat konvensional, tetapi juga berkembang di ruang digital yang membutuhkan kewaspadaan dan literasi informasi yang baik.
Untuk memperkuat peran tersebut, Mardiyono mendorong peningkatan kapasitas anggota Senkom di bidang komunikasi publik, deteksi dini, penanganan keadaan darurat, dan pemanfaatan teknologi informasi. Selain itu, koordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan seluruh unsur masyarakat juga perlu ditingkatkan guna mencegah gangguan kamtibmas sejak dari lingkungan terkecil.
Mardiyono berharap Rapimnas Senkom Mitra Polri Tahun 2026 tidak hanya menghasilkan keputusan organisasi, tetapi juga melahirkan semangat baru dalam mempererat kemitraan antara Polri dan Senkom Mitra Polri. “Kami mengajak seluruh peserta untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendengarkan berbagai persoalan yang ada, memberikan bantuan, serta mencegah persoalan kecil berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih besar,” tutupnya.
*Rapimnas 2026, Senkom Mitra Polri Perkuat Sinergi dengan Polri Dukung Ketahanan Pangan Nasional*
Senkom Mitra Polri menegaskan komitmennya untuk mendukung program ketahanan pangan nasional yang diinisiasi Polri melalui pengembangan budidaya jagung di berbagai daerah. Komitmen tersebut menjadi salah satu agenda strategis dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Senkom Mitra Polri Tahun 2026.
Ketua Umum Senkom Mitra Polri, Katno Hadi, mengatakan ketahanan pangan kini menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan nasional. Menurutnya, stabilitas negara tidak hanya ditentukan oleh aspek keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga kemampuan bangsa dalam memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri dan berkelanjutan.
“Ketahanan pangan merupakan bagian integral dari ketahanan negara. Ketersediaan pangan yang cukup, terjangkau, dan berkelanjutan akan menciptakan stabilitas sosial, mengurangi potensi konflik, serta memperkuat daya tahan masyarakat menghadapi berbagai tantangan global,” ujar Katno saat membuka Rapimnas Senkom Mitra Polri Tahun 2026.
Rapimnas tersebut dihadiri perwakilan Kapolri, yakni Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol Mardiyono, jajaran pejabat utama Mabes Polri, Dewan Pembina dan Pengurus Pusat Senkom Mitra Polri, serta sejumlah organisasi mitra, di antaranya KBP Polri, Gema Trikora, FKDB, LDII, PERSINAS ASAD, dan FORSGI. Kegiatan juga diikuti para ketua dan sekretaris Senkom dari 38 provinsi secara luring maupun daring.
Katno menjelaskan, sejak berdiri Senkom Mitra Polri memiliki tiga klaster pengabdian utama, yakni klaster keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), bela negara, dan kebencanaan. Namun, perkembangan situasi nasional mendorong organisasi tersebut untuk ikut mengambil peran dalam mendukung ketahanan pangan sebagai bagian dari penguatan ketahanan negara.
Menurut Katno, langkah Polri yang aktif mendorong peningkatan produksi jagung nasional merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan bangsa. Program tersebut tidak hanya dipandang sebagai kegiatan pertanian, tetapi juga investasi strategis dalam menjaga stabilitas nasional.
Sebagai organisasi kemasyarakatan yang memiliki jaringan hingga tingkat desa dan kelurahan di seluruh Indonesia, Senkom Mitra Polri menyiapkan sejumlah langkah konkret. Di antaranya mendorong partisipasi anggota dalam budidaya jagung dan pemanfaatan lahan produktif, membangun kolaborasi dengan Polri, pemerintah daerah, kelompok tani dan berbagai pemangku kepentingan, serta mengintegrasikan semangat ketahanan pangan ke dalam program pembinaan anggota.
Selain itu, Senkom Mitra Polri juga akan mengembangkan model percontohan budidaya jagung berbasis komunitas di berbagai daerah. Model tersebut diharapkan menjadi contoh kolaborasi antara masyarakat, Polri, dan pemerintah daerah dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional.
Katno menegaskan, keberhasilan pembangunan nasional memerlukan sinergi seluruh elemen bangsa. Karena itu, melalui Rapimnas 2026, Senkom Mitra Polri berupaya merumuskan langkah-langkah strategis organisasi yang semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan selaras dengan program prioritas pemerintah maupun Polri.
“Kami siap terus menjadi mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, memperkuat persatuan bangsa, membantu penanggulangan bencana, serta mendukung program ketahanan pangan nasional melalui budidaya jagung dan berbagai kegiatan produktif lainnya. Kami berharap sinergi yang telah terbangun semakin kuat dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, bangsa, dan negara menuju Indonesia Emas 2045,” kata Katno.


































































