Surakarta | teksnusakini.com (07/07) Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Banjarsari resmi mengukuhkan 31 personel kepengurusan masa bakti 2026–2031 dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di Pendapa Kelurahan Banjarsari, Kota Surakarta, Selasa (7/7/2026) malam. Mengusung tema “Membangun Sinergi, Menguatkan Organisasi, dan Melayani Umat”, kepengurusan baru diharapkan menjadi motor penggerak pembinaan masyarakat sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan kehidupan yang harmonis dan berdaya saing.
Pelantikan tersebut dihadiri Camat Banjarsari Priyadi, S.Sos., Ketua DPD LDII Kota Surakarta H. M. Zain, S.H., M.H., unsur Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus DPD LDII Kota Surakarta, pengurus PC dan PAC LDII se-Kecamatan Banjarsari, serta berbagai elemen organisasi kemasyarakatan.
Ketua DPD LDII Kota Surakarta, H. M. Zain, S.H., M.H., menegaskan bahwa kepengurusan baru tidak cukup hanya menjalankan roda organisasi secara administratif. Menurutnya, organisasi harus mampu menghadirkan manfaat nyata melalui program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Organisasi yang kuat bukan hanya diukur dari banyaknya kegiatan, tetapi dari seberapa besar kontribusinya dalam membentuk manusia yang berkarakter, berintegritas, serta mampu memberikan solusi bagi lingkungan sekitarnya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, LDII terus mendorong lahirnya generasi muda yang religius, profesional, dan memiliki kepedulian sosial. Pembinaan tersebut dilakukan melalui pendidikan keagamaan, penguatan karakter, pengembangan kepemimpinan, hingga pemberdayaan potensi generasi muda agar siap menghadapi perubahan zaman.
Dalam kesempatan itu, M. Zain juga memperkenalkan jajaran pengurus DPD LDII Kota Surakarta yang berasal dari beragam latar belakang profesi, termasuk kalangan akademisi. Keberagaman kompetensi tersebut dinilai menjadi kekuatan organisasi dalam membangun kolaborasi dengan pemerintah maupun masyarakat.
Ia turut memberikan apresiasi kepada atlet-atlet muda Persinas ASAD yang berhasil menorehkan prestasi pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN). Menurutnya, prestasi tersebut merupakan buah dari pembinaan karakter yang dilakukan secara berkesinambungan.
“Prestasi adalah hasil dari pembinaan yang konsisten. Anak-anak yang hari ini berprestasi merupakan investasi bangsa yang harus terus didampingi agar tumbuh menjadi generasi berakhlak mulia sekaligus berdaya saing,” katanya.
Sementara itu, Ketua PC LDII Kecamatan Banjarsari Anjas Sumirat menegaskan bahwa amanah memimpin organisasi merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan semangat pengabdian.
Menurutnya, kepengurusan baru yang berjumlah 31 personel akan mengedepankan budaya kerja kolaboratif, memperkuat soliditas internal, dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami ingin menjadikan LDII Banjarsari sebagai organisasi yang terbuka, adaptif, dan mampu bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat. Prioritas kami adalah memperkuat organisasi sekaligus menghadirkan program-program yang benar-benar bermanfaat bagi umat,” ujarnya.
Anjas menjelaskan, hingga saat ini telah terbentuk sembilan Pimpinan Anak Cabang (PAC) di wilayah Kecamatan Banjarsari. Ke depan, pihaknya menargetkan pembentukan kepengurusan di enam kelurahan lainnya sehingga seluruh wilayah memiliki struktur organisasi yang aktif dan mampu berkolaborasi dengan pemerintah setempat.
Ia menambahkan, mayoritas pengurus berasal dari kalangan muda yang diharapkan mampu menghadirkan gagasan-gagasan inovatif tanpa meninggalkan nilai-nilai kebersamaan dan akhlakul karimah.
“Kami percaya regenerasi adalah investasi organisasi. Dengan semangat generasi muda, LDII akan semakin adaptif menghadapi perkembangan zaman sekaligus tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keagamaan,” tuturnya.
Camat Banjarsari Priyadi, S.Sos. menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dikukuhkan. Ia berharap kepengurusan baru mampu menerjemahkan semangat kolaborasi ke dalam aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Sinergi tidak boleh berhenti pada slogan. Yang dibutuhkan masyarakat adalah kerja nyata. Pemerintah Kecamatan Banjarsari siap membangun kolaborasi dengan LDII dalam bidang pendidikan, sosial kemasyarakatan, pembinaan generasi muda, maupun kegiatan pemberdayaan masyarakat,” katanya.
Priyadi menilai komunikasi yang baik antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan menjadi fondasi penting dalam menjaga kondusivitas wilayah. Ia juga mengapresiasi berbagai program pembinaan generasi muda yang selama ini dijalankan LDII karena dinilai mampu membentuk karakter, disiplin, dan kepedulian sosial.
Menurutnya, pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga pada pembangunan manusia yang memiliki moral, etika, serta jiwa gotong royong.
Pelantikan 31 pengurus PC LDII Kecamatan Banjarsari periode 2026–2031 menjadi awal langkah baru organisasi dalam memperkuat tata kelola kelembagaan sekaligus memperluas kontribusi di tengah masyarakat. Melalui semangat membangun sinergi, menguatkan organisasi, dan melayani umat, LDII Banjarsari berkomitmen menjadi mitra pemerintah dalam menciptakan masyarakat yang religius, rukun, produktif, dan berkarakter menuju Indonesia yang lebih maju. (Ghoni)






















































